Partisipasi Aktif Bundo Kanduang KABEYE, Penjaga Adat dan Penguat Silaturahmi
Kekompakan Bundo Kanduang KABEYE.
JOGJA NEWS | Yogyakarta — Kehadiran dan peran aktif Bundo Kanduang dalam kegiatan Arisan dan Halal bi Halal Keluarga Agam Bukittinggi Yogyakarta (KABEYE) menjadi warna tersendiri yang memperkuat nuansa adat dan keislaman.
Dalam acara yang digelar di kediaman Bapak Risman Marah ini, para Bundo Kanduang tampil sebagai penggerak utama dalam menjaga kekompakan, kerapian acara, sekaligus nilai-nilai luhur Minangkabau.
Sejak awal kegiatan, Bundo Kanduang KABEYE telah menunjukkan partisipasi nyata, mulai dari persiapan hidangan khas Minangkabau, penataan tempat, hingga menyambut para tamu dengan penuh kehangatan dan santun.
Sentuhan tangan para Bundo Kanduang menghadirkan suasana yang tidak hanya nyaman, tetapi juga sarat makna kekeluargaan.
Lebih dari itu, Bundo Kanduang juga mengambil peran dalam menanamkan nilai-nilai adat dan agama kepada generasi muda. Melalui interaksi yang hangat, nasihat yang lembut, serta keteladanan dalam sikap, mereka menjadi pilar penting dalam menjaga falsafah “Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah” tetap hidup di tengah perantauan.
Dalam sesi kebersamaan, para Bundo Kanduang turut aktif dalam kegiatan arisan, mempererat hubungan antaranggota, serta memperkuat rasa kebersamaan. Kehadiran mereka menjadi simbol kekuatan perempuan Minangkabau sebagai penjaga marwah keluarga dan adat.
Partisipasi aktif ini menunjukkan bahwa Bundo Kanduang tidak hanya berperan di ranah domestik, tetapi juga menjadi pengikat sosial yang menjaga harmoni dan keberlangsungan budaya Minangkabau di tanah rantau.
Dengan semangat kebersamaan dan nilai keislaman, Bundo Kanduang KABEYE terus membuktikan perannya sebagai limpapeh rumah nan gadang—penyangga utama dalam menjaga keutuhan adat, agama, dan silaturahmi. (Rizal PM)
Editor :JogjaNews
Source : Jogja News